Review Game – World of Warcraft: Legion

Review PC
9

Amazing

World of Warcraft, atau yang disingkat oleh para gamer dengan sebutan “Wow”, kini datang dengan quest barunya—Legion. World of Warcraft: Legion muncul dengan alur yang dipenuhi serangkaian tragedi di mana para pahlawan di seri pendahulunya malah berperan menjadi penjahat. Di tambah lagi, naga-naga terbangnya pun hampir punah. Dan diperparah banyaknya celah yang bisa menyulut peperangan hanya karena dorongan pribadi.

3135445-00022Dalam game Legion ini, kamu membutuhkan koordinasi dan kerjasama tim yang betul-betul efektif dan solid untuk bisa menaklukkan dungeon di awal-awal permainan. Di edisi quest ini, desain karakter terbaik World of Warcraft non-heroic ataupun non-raid dungeon dimasukkan. Untuk karakter si Boss-nya, ia punya tipe pengaturan dengan move sets yang lebih komplek. Terdapat juga, tipe-tipe pertarungan yang cukup membantu dalam jalannya pertempuran di tiap dungeon. Misalnya, memposisikan si Boss di tengah-tengah energy beams yang berbeda untuk mengurangi efek serangan, atau mencari runes yang bisa menyembuhkan dan menambah kekuatan karaktermu. Alur cerita di dungeon ini lumayan progresif dan berkesan memiliki plot yang singkat.

Di World of Warcraff: Legion, adanya sistem “Class Hall” yang membuat game ini makin menarik. Tiap class-nya atau subclass terdapat senjata khas tersendiri. Senjata yang dimaksud di sini, bukanlah sembarang senjata yang bisa kamu dapatkan setelah meng­-knockdown para bos di tiap-tiap dungeon. Karena, para player mau tidak mau terpaksa harus kembali ke Icecrown Citadel untuk memperoleh class weapon mereka. Dan Demon Hunters—karakter new class di WoW: Legion; pun harus melakukan perjalanan ke Karazhan dan tempat lainnya.

3135444-00012Sekilas info: Demon Hunter yang merupakan karakter teranyar di Legion ini mempunyai kemampuan yang cukup menarik. Si hunter satu ini lebih gesit ketimbang klas yang lainnya. Dia memiliki mobilitas dan ketangkasan di atas rata-rata yang membuatnya begitu mudah bergerak, bahkan saat melompati tebing-tebing curam, si hunter ini nampak tidak membutuhkan banyak tenaga. Sehingga membuat klas-klas lainnya tampak ‘melempem.’

Secara garis besar, World of Warcraft: Legion tampil sangat apik dan memukau dengan desain grafis serta karakter yang jauh lebih baik ketimbang di zaman PS2. Legion menampilkan quest-nya dalam beberapa zona baru. Yaitu, Nordic: dunia fantasi ala-ala Viking tergambar dengan bagus dengan jurang-jurang terjal Nordic dan patung-patung yang menjulang ke langit. Lalu, Val’shara: jantung dari Azeroth—pohon dunia yang dijejali oleh jiwa-jiwa yang bersih maupun korup. Dan zona level terakhirnya adalah Suramar.

Sebagai bagian dari expansion game-nya World of Warcraft, Legion benar-benar disuntik dengan konten-konten baru dan visualisasi yang menyenangkan mata, untuk membuat game petualangan ini makin nyata dan hidup.

9

Amazing

Lost Password