Review Game – XCOM 2

Review PC Review PS4 Review Xbox One
9

Amazing

Jika kamu bermain XCOM 2, kamu akan merasa waktumu di sana makin lama makin menghilang, meninggalkanmu gamang terdiam meratapi nasib. Di dunia seperti itulah, kamu curahkan energi melatih prajurit-prajuritmu untuk siap terjun ke medan perang dan bertahan memperjuangkan kemanusiaan. Semua itu hanya berlangsung dalam hitungan menit saja. Bisa jadi kamu dan prajuritmu gagal, tapi tak ada kata untuk “mundur.”

Mengikuti jejak sekuel XCOM 2012: Eneny Unknown, XCOM 2 kali ini menyuguhkan medan perang yang brutal dan tiada ampun. Game ini menempatkan kita sebagai commander in chief sebuah pasukan pemberontak melawan Advent, rezim alien yang telah menguasai Bumi selama 20 tahun. Sebagai penentang, kita bukan lagi hanya sekedar defenders yang kokoh tapi sepasukan gerilya yang mati-matian berjuang.

2988016-xcom2_tactical_target-viper_hud

XCOM 2 mempunyai formula-formula baru, di antaranya adalah skrip. Namun, plot masih berkutat di pembentukan army; melakukan riset pengembangan teknologi baru, yang nantinya bisa digunakan di misi-misi squad-based strategy. Tetapi, misi-misi di XCOM 2 ini, lebih memfokuskan melakukan sabotase-sabotase jalannya operasi skala besar si alien. Misalnya, merampok kereta yang mengangkut pasokan makanan milik Advent, dan melakukan intercept sinyal komunikasi mereka untuk menghentikan rencana pembumihangusan manusia. XCOM 2 meramu narasi berikut gameplay-nya menjadi sesuatu yang membuatmu terus tegang; di mana di tiap misi terasa genting dan setiap peluru yang keluar dari moncong mengemban suatu takdir.

Mission objective di XCOM 2 pun berubah gayanya, begitu juga dengan cara pendekatannya. Di sini, misi-misi yang dieksekusi dengan concealment mechanic; yang mana prajuritmu akan memasuki area musuh diam-diam, tanpa ada pihak musuh yang menyadari. Atau, bisa juga melakukan serangan yang terkoordinasi.

Sejauh ini, XCOM 2 menerapkan gagasan perang ala gerilya, tapi masih membolehkanmu memeriahkan medan perang dengan serangan tiba-tiba. Seperti, melemparkan granat di kerumunan musuh; menembakkan machine gun ke seluruh penjuru untuk membuat lawan kocar-kacir, dan dengan cepat menyusun strategi sebelum lawanmu bereaksi.

2987987-2k_xcom_2_gamescom_screenshot_geoscape_contactchoices_01

Yah, secara keseluruhan, XCOM 2 mempunyai semacam multilayered experience yang membuatmu merasakan situasi dan nuansa berbeda di tiap level permainannya. Di game ini juga terdapat karakter dengan tingkatan klas yang berbeda. Misalnya, spesialis yang ahli dalam meng-hack menara kontrol keamanan dan membuat para pasukan “bersinar” di lapangan. Grenadier—prajurit yang bersenjatakan granat beserta peluncurnya, mempunyai fisik yang kuat; dan masih ada beberapa karakter lainnya. Pastinya, XCOM 2 adalah permainan ‘strategi berlapis-lapis’ yang membutuhkan pilihan taktik perang yang tepat. Game ini sangat matematis, taktis, serta emosional. Dan, kemenangan adalah inti dari permainannya. Mainkan game layered tactics yang dibubuhi character-building yang dalam, secara utuh melalui PS4.

9

Amazing

Lost Password