Rod Fergusson—Bos dari Gears of War 4, dan Kecintaannya Pada AAA Gaming

Berita Games PC Xbox One

“Jika kamu senang dengan apa yang kamu lakukan; dan yakin dengan apa yang kamu buat; dan kamu menginginkan hal itu menjadi yang terbaik; maka, kamu perlu kerja keras.” Itulah kutipan dari Rod Fergusson yang pensiun dari Gears of War franchise dan merampungkan BioShock Infinite di tahun 2013. Dia punya banyak peluang di depan matanya. Akhirnya dia pun memutuskan untuk bergabung dengan Microsoft yang membeli Gears of War franchise dari Epic, karena ia merasa passionnya tidak di pasar mobile gaming.

“Passion saya lebih pada tentang game yang membuat suatu perbedaan, game yang bisa membuat seseorang tergerak dan game yang mempunyai cerita yang penuh makna,” ungkapnya pada Motherboard.

Sering kali ada laporan tentang betapa stresnya pengembangan game AAA; bekerja berjam-jam, berminggu-minggu—Crunch—begitu istilahnya. Untuk menyelesaikan suatu proyek, hal itu sudah lumrah dilakukan. Video game developers sebagian besar non-unionized. Karenanya, banyak yang bertanya, “mengapa ada orang yang ingin menjadi seorang AAA developer?”

3078100-gears4_e3_2016_10_drone_battle

Menyangkut hal itu, Fergusson mengatakan bahwa dia menyukai produk akhir dan kualitas game yang berasal dari budget yang besar. Dia juga menikmati, saat dirinya dikelilingi 300 orang lebih yang bekerja di The Coalition dan membantu mereka mengarahkan mereka menuju satu tujuan. Dia berkata, adalah tugas yang besar untuk mempersiapkan Gears of War 4 dirilis di bulan Oktober. Ia juga menambahkan, pengembangan game saat itu membutuhkan banyak “push” untuk benar-benar menyelesaikannya.

Tetapi, pada akhirnya The Coalition bisa menyelesaikan gamenya, bahkan pencapaian itu dirayakan oleh CEO Microsoft, Satya Nadella.

Dalam wawancaranya, Rod Fergusson juga mengungkapkan indie development scene itu “a bit of illusion.”

Beberapa orang yang memilih jalur indie dalam pengembangan game AAA sekaligus scene-nya, mereka cenderung seperti ‘membunuh’ diri mereka sendiri dengan menghabiskan waktu mereka hanya untuk menyelesaikan gamenya. Di mulai dengan menonton film indie, lalu bekerja 24 jam, bahkan tidur di bathtub orang tua mereka. “Meski faktanya adalah, jika kamu senang dengan apa yang kamu lakukan; dan yakin dengan apa yang kamu buat; dan kamu menginginkan hal itu menjadi yang terbaik; maka, kamu perlu kerja keras,” jelas Red Fergusson pada Motherboad.

Rod Ferdgusson bekerja untuk Gears of War di Epic dan di tahun 2012 dia meninggalkannya setelah 7 tahun bekerja di perusahaan. Setelah menyelesaikan perannya di Irrational Games dengan menyelesaikan BioShock Infinite di April 2013; di tahun berikutnya, di bulan Januari,  Red Fergusson menerima tawaran Microsoft, perusahaan yang saat itu membeli waralaba Gears of War dari Epic.

Lost Password