Review Game – The Last Guardian: Cinta adalah Kesabaran

Review Review PS4
9

Amazing

Besutan karya Fumito Ueda, The Last Guardian adalah game yang fantastis yang menggambarkan hubungan antara 2 makhluk yang berbeda—seorang bocah tanpa nama dan makhluk raksasa bernama Trico—namun begitu heartfelt dan saling mengerti satu sama lainnya, menjalin komunikasi dan saling bersimpati.3165652-screenshot_the_last_guardian_00032

Kisah mereka adalah contoh gemilang dari storytelling yang mengaburkan annoyance yang kerap kali datang saat mencoba ‘memaksa’ 2 jenis spesies yang berbeda untuk bekerja sama menjadi suatu kesatuan—parternership, yang saling berbagi kesenangan dan kesulitan—dengan cerita yang menyentuh dan hangat. Puncak dari perjalananmu yang luar biasa menumbuhkan ikatan antara dirimu dan teman raksasa berulumu, Trico; yang dengan segera membawamu berpetualang lagi dan lagi, bersama teman terbaikmu itu.

Cerita petualanganmu, semuanya berawal ketika kamu terbangun dari mimpi, dan menemukan dirimu terjebak di dalam sebuah gua misterius. Trico yang berada tak jauh dari sana: terbaring dengan leher terbalut rantai besi dan baja serta sepasang tombak menancap di punggungnya. Meski penyebab Trico terbelit rantai dan baja itu hingga akhir menjadi misteri; satu hal yang kamu sadari saat itu, adalah kamu perlu melepaskan Trico dari kekangannya. Dalam usahamu membebaskannya, Trico sempat menghempaskanmu hingga pingsan saat kamu berhasil mencabut satu tombaknya, namun begitu sadar, kamu tetap berusaha melepaskannya. Singkat cerita, setelah bebas dari kekangan yang menghimpitnya itu, kalian bersahabat dan memulai perjalanan bersama-sama.3165653-screenshot_the_last_guardian_00033

Kamu dan Trico saling melengkapi satu sama lain: hal yang mudah untukmu melewati gang-gang kecil dan dengan tepat memanipulasi sebuah objek untuk mengaktifkan doors, tetapi hanya Trico yang bisa melompat tinggi ke udara dan mencapai ketinggian. Awal-awalnya, si teman besarmu itu perlu dibujuk untuk bersedia membantumu, dan makanan biasanya menjadi ‘motivasi’ untuk membuatnya bergerak mematuhimu sembari memberikan isyarat dan suara untuk memberinya perintah. Yah, bergerak ke sana kemari sembari mencari pijakan dan di saat yang sama mengkomandoi Trico, cukup membebanimu.3165657-screenshot_the_last_guardian_00037

Bisa disebut sukses ketika kamu berhasil ‘mengidentifikasi’ sebuah objek atau jalan di suatu lingkungan yang membuatmu bisa bergerak leluasa; dan bekerja sama dengan Trico untuk bisa mengaksesnya. Kamu perlu menaiki punggung si binatang buas ini untuk mencapai sudut tertinggi, menggunakan ekornya turun ke dalam lubang, dan mengiming-iminginya untuk masuk ke dalam genangan air. Tetapi kamu perlu bersabar dengan lambatnya respon teman berbulumu. Terima saja dan bersabarlah pada Trico yang butuh waktu untuk bereaksi oleh isyarat dan bahasa tubuhmu, karena itu proses yang mengetes kesabaranmu saat kamu kehilangan arah jalan, seperti di dunia yang disesaki oleh ikan haring merah dan dipenuhi oleh ornamen-ornamen bangunan.

9

Amazing

Lost Password